BAB I
KONSEP DASAR SISTEM
A. Definisi Sistem
Sistem berasal dari bahasa
Latin (systēma) dan
bahasa
Yunani (sustēma)
adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Terdapat
beberapa definisi sistem yaitu :
1. Gordon
B. Davis ( 1984 ) : “ Sebuah sistem
terdiri dari bagian-bagian yang saling berkaitan yang beroperasi bersama
untuk mencapai beberapa sasaran atau maksud “.
2. Raymond
Mcleod (2001) : “ Sistem adalah himpunan
dari unsur-unsur yang saling berkaitan sehingga membentuk suatu kesatuan yang utuh dan terpadu “.
3. James
Havery Sistem merupakan prosedur logis dan rasional guna melakukan atau
merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu sama lain.
4. Salisbury
Sistem adalah sekelompok bagian atau komponen-komponen yang bekerja sama
sebagai suatu kesatuan fungsi.
5. John Mc Manama Sistem adalah sebuah struktur
konseptual yang tersusun dari fungsi-fungsi yang saling berhubungan yang
bekerja sebagai suatu kesatuan organik untuk mencapai suatu hasil yang
diinginkan secara efektif dan efisien.
6. Andri Kristanto Sistem adalah jaringan kerja dari
prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk
melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
B.
Kareteristik Sistem
Sistem memiliki
karakteristik atau sifat-sifat tertentu , yaitu:
1. Komponen (componens)
Terdiri dari sejumlah yang saling berinteraksi, dan
bekerja sama membentuk satu kesatuan.
2. Batas Sistem (boundary)
Merupakan daerah yang membatasi
suatu sistem dengan sistem lainnya dengan lingkungan luarnya.
3. Lingukungan luar sistem (environments)
Adalah apapun diluar batas dari
sistem yang mempengaruhi operasi sistem.
4. Penghubung (interface)
Merupakan media penghubung antara
sub sistem, yang memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari suatu subsistem
ke sub sistem lainnya.
5. Masukan (input)
Adalah energi yang dimasukkan ke
dalam sistem, yang dapat berupa masukan perawatan dan masukan sinyal.
6. Keluaran (output)
Adalah hasil dari energi yang diolah
dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan.
7. Pengolahan (proses)
Suatu sistem yang merupakan suatu
bagian pengolah yang merubah masukan menjadi keluaran.
8. Sasaran (objectivitas) atau tujuan (goals)
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Sasaran dari sistem
sangat menentukan input yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan
dihasilkan sistem.
C.
Klasifikasi Sistem
Sistem dapat diklasifikasikan menjadi beberapa
bagian, yaitu :
1.
Sistem abstrak (abstract system)
Sistem abstrak adalah system yang tidak bisa dilihat
secara fisik atau system yang berisi gagasan atau konsep. Contohnya system
teologi yang berisi gagasan tentang hubungan manusia dan Tuhan.
2.
Sistem
fisik (Phsycal system)
Sistem fisik adalah system yang secara fisik dapat dilihat. Contohnya system konputer,
system sekolah dan lain-lain.
3. Sistem
alamiah (natural system)
System alamiah
adalah system yang terjadi karena alam. Misalnya system tata surya, system
peredaran darah dalam tubuh manusia.
4. Sistem buatan (human made system)
Sistem buatan adalah sistem yang dibuat oleh manusia.
Misalnya system komputer dan system mobil.
5.
Sistem tertentu (deterministic system) Sistem tertentu adalah sistem yang operasinya dapat diprediksi
secara tepat. Misalnya system komputer.
6.
Sistem
tak tentu (probalistic system) Sistem tak tentu adalah system yang tidak dapat
diramal dengan pasti. Misalnya sistem persediaan dan system arisan.
7.
Sistem tertutup (close system)
Sistem
tertutup adalah sistem yang tidak bertukar materi, informasi atau
energi dengan lingkungan atau sistem yang tidak terpengaruh oleh lingkungan.
Misalnya reaksi kimia dalam tabung yang terisolasi.
8.
Sistem
terbuka (open system)
Sistem terbuka adalah system
yang terpengaruh oleh lingkungannya. Misalnya sistem
perusahaan dagang yang terpengaruh oleh permintaan pasar.
BAB II
KONSEP DASAR
INFORMASI
A.
Defenisi Data
Beberapa
definisi tentang data dari sudut pandang yang berbeda-beda:
1.
Menurut berbagai kamus bahasa Inggris-Indonesia, data
diterjemahkan sebagai istilah yang berasal dari kata “datum” yang
berarti fakta atau bahan-bahan keterangan.
2.
Dari sudut pandang bisnis, data bisnis (business data)
adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu(resources) dan kejadian (transactions)
yang terjadi (business data is an organization’s description of things
(resources)and events (transactions) that it faces).
3.
Data adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang
kita hadapi.
4.
Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu
kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian adalah sesuatu yang terjadi pada
saat tertentu. Kesatuan nyata adalah berupa suatu objek nyata seperti tempat,
benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi.
B.
Defenisi Informasi
Informasi
adalah data
yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi
penerimanya. Sumber informasi adalah data. Data adalah kenyataan yang
menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian-kejadian
(event) adalah kejadian yang terjadi pada saat tertentu.
Beberapa
definisi tentang informasi dari sumber yang berbeda-beda:
1.
Menurut Gordon B. Davis dalam bukunya Management
Informations System : Conceptual Foundations, Structures, and Development menyebut
informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi
penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami di dalam keputusan
sekarang maupun masa depan.
2.
Menurut Barry E. Cushing dalam buku Accounting
Information System and Business Organization, dikatakan bahwa informasi
merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil pengolahan data yang diorganisasi dan
berguna kepada orang yang menerimanya.
3.
Menurut Robert N. Anthony dan John Dearden dalam buku Management
Control Systems, menyebut informasi sebagai suatu kenyataan, data, item
yang menambah pengetahuan bagi penggunanya.
C.
Siklus Informasi
Data yang
diolah untuk menghasilkan informasi menggunakan model proses yang tertentu.
Misalkan suhu dalam fahrenheit diubah kedalam celcius. Dalam hal ini digunakan
model matematik berupa rumus konversi daari derajat fahrenheit menjadi satuan
derajat celcius. Data yang diolah melalui suatumodel menjadi informasi,
kemudian penerima menerima informasi tersebut, yang berarti menghasilkan
keputusan dan melakukan tindakan yang lain yang akan membuat sejumlah data
kembali. Data tersebut akan ditangkap sebagai input,diproses kembali lewat
suatu model dan seterusnya yang disebut dengan siklus informasi (information cycle). Siklus ini juga desebut dengan siklus pengolahan data (data processing cycles).
Gambar.2.1 Gambar
siklus informasi
1.
Data
(ditangkap) / pengumpulan data
2. Input
3.
Pengolahan
data (proses)
4.
Output /
Informasi
5.
Penerima /
Distribusi
6.
Keputusan
7.
Hasil
Tindakan
D.
Kualitas
Informasi (Value io Information)
Kualitas informasi tergantung kepada
3 hal, yaitu:
1
Akuratà bebas dari kesalahan
2. Tepat waktuà inormasi tidak boleh
terlambat
3. Relevanàmemiliki manfaat untuk pemakainya.
Selain 3 hal diatas kualitas
informasi juga ditentukan oleh:
1. Informasi tersebut dapat dipercaya
2. Ekonomis
3. Efisien
4. Nilai Informasi
Nilai dari informasi (value of
infromation) ditentukan dari dua hal, yaitu :
1. Manfaat
2. Biaya
Informasi dikatakan
bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya,
selain itu juga dapat diukur dengan evektifitasnya. Pengukuran nilai informasi
biasanya dihubungkan dengan analisis cost, efectivitas atau cost benefit.
BAB III
KONSEP DASAR
INFORMASI (Lanjutan)
A.
Konsep Dasar Sistem Informasi
Pada
saat ini dunia industri dan bisnis memerlukan informasi yang tepat, cepat dan
relevan. Untuk mendapatkan informasi yang diinginkan tentunya harus menggunakan
sistem informasi. Sistem informasi
dalam suatu organisasi dapat dikatakan sebagai suatu sistem yang menyediakan
informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi tersebut kapan saja diperlukan.
Sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah dan mengkomunikasikan informasi
yang diterima dengan menggunakan sistem informasi atau peralatan sistem
lainnya.
Menurut
Mc leod : “Sistem Informasi merupakan
sistem yang mempunyai kemampuan untuk mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai
media untuk menampilkan informasi”.
Sistem
informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi
yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media
prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur
komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada
manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal
yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan
keputusan.
Informasi
dalam suatu lingkungan sistem informasi harus mempunyai persyaratan umum
sebagai berikut :
1. Harus
diketahui oleh penerima sebagai referensi yang tepat.
2. Harus
sesuai dengan kebutuhan yang ada dalam proses pembuatan / pengambilan
keputusan.
3. Harus
mempunyai nilai surprise, yaitu hal yang sudah diketahui hendaknya jangan
diberikan.
4. Harus
dapat menuntun pemakai untuk membuat keputusan. Suatu keputusan tidak selalu
menuntut adanya tindakan.
Sistem
informasi harus mempunyai beberapa sifat seperti :
1. Pemrosesan
informasi yang efektif. Hal ini berhubungan dengan pengujian terhadap data yang
masuk, pemakaian perangkat keras dan perangkat lunak yang sesuai.
2. Manajemen
informasi yang efektif. Dengan kata lain, operasi manajemen, keamanan dan
keutuhan data yang ada harus diperhatikan keluwesan.
3. Sistem
informasi hendaknya cukup luwes untuk menangani suatu macam operasi Kepuasan pemakai.
4. Hal
yang paling penting adalah pemakai mengetahui dan puas terhadap sistem
informasi.
B.
Konsep Sistem Informasi
Sistem
informasi mempunyai enam buah komponen atau disebut juga dengan blok bangunan (building
block), yaitu :
1. Komponen input atau komponen masukan
Input mewakili data yang
masuk ke dalam sistem informasi. Input disini termasuk metode-metode
dan media yang digunakan untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat
berupa dokumen-dokumen dasar.
2. Komponen
model
Blok ini terdiri dari kombinasi
prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input
dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah ditentukan untuk
menghasilkan keluaran yang diinginkan.
3. Komponen
output atau komponen keluaran
Produk yang dihasilkan dari sistem
informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang baik serta bermanfaat
dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen semua pemakai
sistem.
4. Komponen
teknologi
Teknologi merupakan sebuah tool-box
dalam sistem informasi. Teknologi digunakan untuk menerima masukan, menjalankan
model, menyimpan, dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan
membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Teknologi terdiri dari 3
bagian utama, yaitu teknisi (humanware atau brainware),
perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).
5. Komponen
basis data
Basis data (database) merupakan
kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan
di perangkat keras komputer dan untuk mengakses atau memanipulasinya digunakan
perangkat lunak yang disebut dengan DBMS (Database Management Systems).
Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih
lanjut. Perlu dilakukan pengorganisasian terhadap basis data yang ada agar
informasi yang dihasilkannya baik dan efisiensi kapasitas penyimpanannya.
6. Komponen
kontrol
Banyak hal yang dapat merusak sistem
informasi, seperti bencana alam, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan
yang terjadi di dalam sistem, ketidakefisienan, sabotase, dan lain sebagainya.
Sehingga beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan
bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun dapat langsung
segera diperbaiki jika seandainya hal-hal yang disebutkan diatas terjadi.
Keenam
komponen ini harus ada bersama-sama dan membentuk satu kesatuan. Jika satu atau
lebih komponen tersebut tidak ada, maka sistem informasi tidak akan dapat
melakukan fungsinya, yaitu pengolahan data dan tidak dapat mencapai tujuannya,
yaitu menghasilkan informasi yang relevan, tepat waktu dan akurat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar